Showing posts with label Motogp. Show all posts
Showing posts with label Motogp. Show all posts

Monday, April 8, 2013

VALENTINO ROSSI IS BACK !

HALO SEMUA..SELAMAT HARI SENIN :D

pagi ini tepatnya pukul 02.00 ada Race Perdana Motogp 2013 di Qatar :) so excited soalnya udah nungguin berbulan-bulan mulai november 2012 :D sejak jagoan saya Valentino Rossi mengumumkan kembalinya ia ke Pabrikan Garpu Tala Yamaha ..maklum 2 musim sama Ducati nggak berjalan sesuai harapan ..jadi seneng banget denger pernyataan Rossi yang ternyata join lagi sama Yamaha 2 tahun kedepan

Marc Marquez
race pertama Qatar selalu malam hari. Hari ini semua orang udah siap buat menyaksikan pertarungan season 2013 dan yang pasti mereka menunggu kembalinya The Doctor yang kemaren puasa gelar 2 tahun sama Ducati --" Hadeh itu masa lalu ye..sekarang tatap masa depan :D
Apalagi sekarang ada Marc Marquez, pembalap muda yang digadang gadang jadi penerusnya Valentino Rossi,umur 20 tahun dan dia sejak kecil sangat mengidolakan Valentino Rossi yang tahun ini naik kelas dari Moto2 ke Motogp Semua orang menunggu debut race pertamanya di Motogp apalagi kalo liat hasil tes resmi di bulan Februari Maret ternyata mencengangkan ! Marquez bisa stabil finish di posisi 4 besar bersama para alien motogp (Rossi,Lorenzo,Pedrosa) .dia dengan cepat beradaptasi .makanya banyak prediksi kalo Marc Marquez bakal mengacaukan barisan para alien sehingga dia juga disebut "Baby Alien" haha the new motogp sensation

nah 8 April 2013 pukul 02.00 Race motogp di Qatar International Circuit .. seperti biasa saya tidur lebih awal biar nanti nontonnya nggak ketiduran haha .. jam 1.45 bangun ternyata pembalapnya udah masuk starting grid..tinggal sholat bentar trus ambil posisi duduk paling enakk :D jam 02.00 racenya dimulai.. oh iya sejak kejadian meninggalnya Marco Simoncelli 23 Oktober 2012 lalu di sirkuit sepang di awal2 race,mulai saat itu saya jadi takut setiap lap pertama dimulai..itu pembalap kan rapet2. kemungkinan jatuh juga besar .. sama kayak race tadi pagi.. lap pertama saya sengaja tutup mata haha ..udah deg deg gan liat Rossi yang start dari pos 7. trus lap 3 sempat melebar pas dia mau overtake Dovisiozo buat posisi 4 soalnya Pedrosa ngrem lebih awal .huaaa pas itu rasanya jantung mau copot :D <-- lebay

trus untungnya Rossi nggak jatuh dan bisa lanjut lagi ..balik lagi keposisi 7 .. trus terlibat battle for 5th sama Bradl, Dovi, Bautista ..gini ini juga bikin nggak tenang ..pembalapnya rapet2 kalo lagi battle group --"
tapi alhamdulillah ya :D Rossi bisa keluar dari battle grup buat posisi 5 (Bradl yang terakhir di overtake Rossi buat posisi 5 langsung nyungsep) dan berangsur-angsur mengejar front group yang lagi battle buat posisi 2. GAPnya sama front grup ternyata hampir 4 detik -_- aku pesimis sebenernya, udah bagus sih finish diposisi 5
eh ternyata.. Valentino Rossi emang nggak mau menyerah ! 12 lap terakhir GAPnya sama front group yang hampir 4 detik itu berangsur-angsur semakin kecil ..sampe' akhirnya Rossi join the party ! hihi
Rossi ikut battle sama Crutchlow,Pedrosa sama Marquez buat posisi 2
lupakan Lorenzo..dia dari lap 1 udah anteng tak tersentuh <-- mirip Stoner balapan ngacir ..langsung kabur 



Crutchlow diovertake Rossi buat posisi 4,selepas itu ternyata Crutchlow melebar ..under pressure kali ya :P
namanya juga The Doctor ,kalo udah diovertake kayak kena' bius haha ..giliran Pedrosa.. ternyata Pedrosa pasrah aja tuh diovertake Rossi (seperti biasa) 



Nah yang bikin geregetan ini ya si Little Boy Marquez ,dia nggak semudah itu memberikan posisi keduanya buat sang idola :D ..pas diovertake Rossi , Marquez ternyata makin berapi api buat battle sama idolanya sendiri, usaha ngerebut posisi 2,dia bisa kok ..dia hebat tapi karena Valentino Rossi lebih berpengalaman ,akhirnya Rossi yang menang :) dan in the end Rossi finish podium 2 dan Marquez 3 :)
seneng banget banget..udah lama nggak pernah liat balapan seseru tadi pagi,soalnya biasanya ketiduran kalo udah setengah race,terlalu membosankan apalagi kalo Rossi nggak didepan dan pembalap barisan depan balapan sendiri-sendiri alias bikin GAP jauh ..hadeh tinggal tidur deh --"

Tapi tadi enggak, jangankan ngantuk ..cari camilan aja nggak perlu . soalnya udah serius deg deg gan nonton race yang seru itu haha. Faktanya pagi tadi Lorenzo yang jadi pemenang seri Motogp Qatar nggak melakukan overtake sama sekali (0) sedangkan Rossi yang lagi on fire huahaha mengovertake 8 pembalap ..gila idola gue nih :P

Marc Marquez menjadi rider termuda finish podium di era MotoGP 4 tak

Kejadian konyol bin lucu yakni ketika Valentino coba melibas Crutchlow. Doi sampai lupa di depan ada tikungan tajem :p

VR46: "saya bertanya kepada lorenzo apakah ia tak merasa kesepian melakukan 22 lap tanpa ada orang di dekatnya (hahaha...)

Crutchlow mengatakan bahwa hari ini adalah balapan terbaik Valentino Rossi yang pernah ia lihat setidaknya selama 5 tahun terakhir!

Birtymotogp : Jadi pelajaran pertama yang kupelajari musim 2013 ini adalah jangan sekali-kali mencoret Rossi. Meski sudah 'berumur' tapi ia belum habis!

Marc Marquez : "Saya tak mengira bakal dapat podium, kita mengalami battle luar biasa bersama Valentino, senang sekali bisa balapan bersamanya"


first trophy for season 2013 lucu ya bentuk kerang :D

thumbs up ! :D

bahagia terpancar dari wajahnya :)

podium ! yay haha


his smile show his calm 


jadi ceritanya motornya kehabisan bensin sehabis race,jadi gonceng iannone deh
naik ducati lagi tuh haha :D
kemenangan buat yamaha, menunggangi ducati dan ngasih salam 5 jari buat tim gresini honda haha

buat Rossifumi yang setia :* mumumu

big hug !

ya motornya invisible tuh :p 

podium Qatar

with team ! 

"THE NINE TIMES WORLD CHAMPION IS BACK TO HIS CLASSIC STYLE, THE KING IS BACK, THE DOCTOR IS BACK IN BUSINESS"

see you in April 21th next around Texas :D




Friday, August 10, 2012

Yamaha Mengumumkan Kembalinya Valentino Rossi


Rossi diikat Yamaha dua tahun
Jumat 10 Agustus 2012 – Gerno di Lesmo (Italy)
Pukul 10.01 Yamaha mengumumkan bahwa mereka mengontrak Valentino Rossi terhitung tahun 2013 hingga 2014 mendatang, berikut press release dari pihak Yamaha :
“Dengan senang hati  kami, Yamaha Motor Co., Ltd, mengkonfirmasi penandatanganan kontrak Valentino Rossi untuk bergabung membela Yamaha Factory Racing MotoGP Team dari tahun 2013 hingga 2014. Valentino Rossi pertama kali bergabung dengan Yamaha pada tahun 2004 dan meraih 4 gelar Juara Dunia bersama YZR-M1 pada tahun 2004 & 2005 dan 2008 & 2009. Rossi memenangkan 46 race bersama 7 tahun karirnya di Yamaha sebelum hengkan tahun 2010 silam”.
“Rossi yang berada di peringkat le-8 klasemen saat ini akan bergabung dengan Jorge Lorenzo yang saat ini memimpin sementara dengan keuntungan 23 poin, Lorenzo telah meraih 5 kemenangan dari 10 seri race  pertama  dari 18 race yang ada”.

http://motogpindo.wordpress.com/2012/08/10/yamaha-mengumumkan-kembalinya-valentino-rossi-2/

Akhirnya Resmi Valentino Meninggalkan Ducati


Ducati resmi mengumumkan kerjasama dengan Rossi usai tahun ini
Resmi sudah saat pukul 09.04 waktu setempat Ducati memberikan pernyataan resmi bahwa Valentino Rossi akan meninggalkan mereka akhir musim ini (pengumuman resmi Yamaha diperkirakan tiba pukul 09.30 waktu setempat).
Pernyataan dari parikan Borgo Panigale adalah sebagai berikut :
“Selagi menunggu seri  MotoGP di Indianapolis tanggal 19 Agustus  ini, Ducati mengumumkan bahwa hubungan kontrak dengan Valentino Rossi akan berakhir pada musim kejuaraan dunia tahun 2012 ini”.
“Ducati mendoakan Valentino bisa berhasil dengan tantangan baru yang dihadapinya, sementara itu tim Ducati akan terus memberikan usaha terbaik guna memberikan perkembangan di sisa race yang ada hingga akhir musim”.
“Balapan itu selalu menjadi DNA di tubuh Ducati lebih dari sebelumnya ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan produk dan imej Borgo Panigale. Audi akan berbagi kepada Ducati mengenai pendekatan strategis dan setuju dengan komitmen yang tumbuh untuk berkompetisi”.
Oleh karenanya setelah mencapai kesepakatan dengan Nicky Hayden, Ducati akan menuntuskan pekerjaan mengenai rider mana yang akan ambil bagian di musim 2013 mendatang, dan mereka percaya bahwa Ducati bisa bersaing di level tertinggi kejuaraan MotoGP.

http://motogpindo.wordpress.com/2012/08/10/akhirnya-resmi-valentino-meninggalkan-ducati/

Friday, April 20, 2012

Ducati Telah Mengidentifikasi Mengapa Ducati Tak Kompetitif !!!




di temukan obat mujarab dari tidak kompetitifnya GP12 dan Cara yang dilakukan “memperbesar daya Output GP12″.

gp lovers- Setelah insiden Qatar, di mana Valentino Rossi mengatakan bahwa Desmosedici GP12 kurang kompetitif karena masalah understeer, maka kru Ducati berupaya keras mengatasi hal tersebut. Cara yang mereka lakukan adalah memperbesar daya output GP12. Ducati yakin, bahwa penghantaran daya yang benar-benar agresif itu lah yang menyebabkan munculnya masalah understeer. Apabila Vale dan Nicky membuka gas pun motor tidak bisa berada di line yang ideal, agresifnya penghantaran daya pun juga berarti hilangnya cengkeraman bagian belakang ketika akselerasi keluar tikungan, itulah yang dikeluhkan Rossi dan Hayden tahun lalu.


“Kami berusaha untuk lebih memahami apa yang menyebabkan understeer: Masalahnya muncul ketika Valentino menyentuh pedal gas,” kata manajer tim tim dari Bologna, “Intinya, bagian belakang motor mendorong bagian depan, kami bekerja juga pada elektronik terutama yang baru”. tangkas Vittoriano Guareschi.

Loris Capirossi juga telah mengatakan sebelum race Qatar bahwa kekuatan Ducati yang menakutkan mungkin akan menganggu mereka seperti yang dialami Valentino Rossi. Sebelumnya Rossi selalu mendapatkan motor dengan penghantaran daya yang mulus, seperti Yamaha. “Prioritas utama kami adalah untuk membuat penghantaran daya tidak terlalu agresif”, ujar Guareschi. Fillippo Preziosi telah mengidentifikasi masalah tersebut dan bekerja untuk mengatasinya. Saat ini frame bukan masalah. Kita harus memperkecil jarak, dan saya rasa itu mungkin saja karena pada dasarnya GP12 lebih baik dari motor sebelumnya”, tutup Guareschi.

semoga dengan obat mujarab ini “memperbesar daya output GP12″ berhasil mengatasi masalah understeer yang ada pada GP12.

http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/19/ducati-telah-mengidentifikasi-mengapa-ducati-tak-kompetitif/

Saturday, April 14, 2012

MotoGP Tak Bisa Kehilangan Rossi



Sumber: Olahraga.kompas.Com

MotoGP gak rela bila harus kehilangan Rossi.

nah mendengar/melihat dari judulnya saja mbah yakin gp lover’s yang berada ntah dimana saat ini akan berpikiran gak setuju dan sekaligus gak akan rela jika Rossi pergi meninggalkan MotoGP. gak kebayang deh… jika MotoGP tanpa adanya Rossi, bagaimana ceritanya ya? yang jelas dampaknya sangat dalem banget, sampai rating tipi dan penjualan tiket pun terkena imbasnya.

Percaya Atau Tidak… Berikut Beberapa Skenario Tentang Masa Depan Rossi:

HONDA – Rossi meninggalkan produsen motor yang bermarkas di Tokyo itu pada akhir 2003, setelah merengkuh tiga gelar juara dunia. Pebalap kelahiran Urbino ini pindah ke rival Honda, Yamaha.

Honda tampaknya masih sakit hati dengan keputusan sang pebalap, sehingga sulit untuk membuka kembali pintu bagi sang pebalap. Akan tetapi, Rossi masih punya kesempatan bergabung dengan tim satelit milik Gresini Fausto, yaitu Gresini Honda. Gresini memiliki insinyur dan sponsor yang diperlukan untuk mendukung “The Doctor”, dan hubungan mereka dengan Honda sangat dekat.

YAMAHA – Di Iwata masih terdapat banyak pendukung Rossi. Meskipun langkahnya untuk kembali ke tim ini bisa berjalan lancar, tetapi Rossi tampaknya harus melupakan impian untuk bergabung dengan tim pabrik. Satu-satunya pilihan adalah bergabung dengan tim satelit milik Herve Poncharal, yaitu Tech 3, yang berarti dia bakal mendepak Cal Crutchlow atau Andrea Dovizioso. Mesin M1 juga menjadi favorit Rossi, karena dengan Yamaha dia berhasil merengkuh 4 gelar MotoGP.

DUCATI – Tentu saja sangat mungkin bahwa Rossi tetap bertahan dengan produsen Italia ini. Akan tetapi, ketika juara dunia sembilan kali grand prix ini memutuskan untuk hengkang, maka akan menjadi pukulan berat bagi Ducati, karena kehilangan sponsor serta sulit menemukan pebalap pengganti.

Baik Lorenzo maupun Stoner, kontraknya berakhir musim ini. Tetapi tampaknya sangat mustahil bagi kedua pebalap tersebut untuk pindah dari timnya yang sekarang. Dani Pedrosa juga harus memutuskan tentang masa depannya, dan dengan kehadiran Marc Marquez yang berpotensi menduduki tempatnya di tim Repsol Honda, maka pebalap Spanyol tersebut mungkin akan menjadi pilihan tepat bagi Ducati. Jika tidak, Dovizioso pun bukan menjadi pilihan yang buruk.

TIM UNTUK ROSSI – Ada juga pembicaraan bahwa Rossi bisa bisa memulainya dengan tim sendiri. Dia pasti tidak akan kesulitan mendapatkan sponsor, dan jika Jeremy Burgess serta kru lainnya datang, mereka bisa menciptakan motor yang tangguh. Namun, seperti yang baru-baru ini dikemukakan Giacomo Agostini, menjalankan tim anda sendiri tidak mudah, terutama bila anda terbiasa dengan sentuhan kemewahan pabrik.

OPSI CRT – Ini mungkin lebih kepada fiksi ketimbang kenyataan, tetapi beberapa fans rindu untuk melihat Rossi menyelesaikan kariernya bersama produsen tempat di mana dia memulai kariernya, yaitu Aprilia (saat ini di tim ART). Ini akan menjadi pertaruhan besar bagi Rossi, dan bertarung untuk naik podium akan lebih sulit, jika mungkin. Dengan kata lain, ini benar-benar akan menjadi skenario terburuk.

VERSI DORNA – Tentu saja Carmelo Ezpeleta sedang mengawasi situasi ini secara saksama. Rossi telah menjadi bagian sangat penting dalam kompetisi MotoGP, dan bahkan lebih berharga lagi ketika dia menang.
http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/14/skenario-masa-depan-rossi/

Friday, April 13, 2012

ROSSI MENYURUH DUCATI UNTUK MEMBANTU PEMBALAPNYA


Valentino Rossi ingin Ducati menyelesaikan masalah yang ada di 2012 ini.

Valentino Rossi mengatakan bahwa itu terserah Ducati untuk membereskan masalah yang ada di tahun 2012 dengan para pesaingnya dan bahwa rasa percaya diri mengenai kemampuannya sendiri belum berkurang karena perjuangannya menakhlukan Desmosedici. Ducati membuat banyak perubahan dalam GP12 guna membangkitkan Rossi kembali dari musim terburuk sepanjang karirnya (15 tahun dalam karir Rossi untuk pertama kalinya ia tidak pernah sekalipun menang) tahun lalu. Tetapi pada race pembuka di Qatar ia hanya mampu finish di posisi ke-10. Rekan setimnya Nicky Hayden berada di urutan keenam, sedangkan rider Pramac Ducati, Hector Barbera yang sempat menepikan Rossi ke pinggir trek finish di posisi ke-9.

Cerita tentang keterpurukan Rossi dan Ducati telah menyebar luas di Italia. Rossi mengatakan ia masih percaya diri, ia masih bisa tampil - dan masalahnya bukan pada penanganan terhadap Ducati. Dan dibawah ini Rossi menjelaskan semua masalah yang ada di Ducati saat ini.


“Usia bisa menghukum Anda, itu benar. Tapi satu tahun yang sulit tidak membuat anda lupa bagaimana tetap bertahan dengan paket papan atas. Menurut pendapat saya, saya masih tahu bagaimana melakukannya,” kata Rossi. “Masalah kami sangat jelas, apa yang tidak bekerja dengan baik di bagian belakang, akselerasi, menurut saya awalnya berasal dari bagian depan, dan menyebabkan timbulnya understeer’. “Ketika masuk tikungan, karena ada sesuatu yang tidak anda ketahui, bagian depan tidak memungkinkan Anda untuk mengencangkan belokan. Understeering ini adalah masalah terbesar”.

Yang di butuhkan Ducati saat ini adalah mesin yang mudah di tangani.

Yang luar biasa adalah bahwa karakteristik ini mirip dengan semua Ducati yang pernah saya naiki sejak 2010: apakah itu versi tanpa chasis, atau versi chasiss dengan bagian depan serat karbon, Ducati dengan bagian depan aluminium, atau yang dengan chassis penuh, tidak pernah berubah, itu luar biasa!”


“Mesin adalah masalah lain yang sangat penting. Kami membutuhkan mesin yang lebih mudah ditangani. Mesin kami begitu agresif, lebih agresif dari Honda dan jauh lebih agresif daripada Yamaha”. “Dengan mencari performa terbaik, anda mungkin mengabaikan sedikit tentang kemampuan mengendari motor. Itu adalah kesalahan. Apa perlunya power yang ada bila anda tidak dapat memanfaatkannya?”


Rossi menjelaskan perbandingannya dengan Stoner yang bisa beradaptasi di Ducati.

Ditanya mengenai perbandingan dengan Stoner, yang berhasil mengumpulkan 23 kemenangan dan satu juara dunia bersama Ducati,Rossi mengatakan, Stoner telah beradaptasi karena dia berkembang dengan tim Ducati.


“Dia [Stoner] memiliki gaya mengendarai sangat khas dan dia juga muda pada tahun 2007, jadi lebih mudah baginya untuk beradaptasi dengan Ducati,” jelas Rossi. “Dia berkembang dengan Ducati, jadi dia harus berterima kasih kepada Ducati karena jika ia telah mempelajari cara mengendari motor seperti sekarang ini itu karena ia tumbuh bersama motor ini (Ducati) yang bila tidak anda kendarai dengan cara sedemikian rupa, maka Anda akan galau”
Rossi mengatakan… ia berharap, setidaknya untuk tetap bersama Ducati selama dua tahun lagi, namun performanya sekarang membuat ambisinya tersebut berubah menjadi pertanyaan ???


“Saya datang ke sini pada akhir 2010 dengan rencana balap selama dua tahun dan mencoba untuk menang bersama Ducati. Tapi sulit.. Selain itu, saya juga ingin tinggal dua tahun lagi,” tambahnya. “Jika kami bekerja dengan baik, kami bisa finish di posisi kelima atau keenam. Saya tak antusias dengan hal itu. Jika Anda harus berjuang untuk tempat kelima, perlahan-lahan antusiasme anda tersebut akan hilang”. “Dengan membalap seperti ini, anda akan kehilangan kenikmatan mengendarai motor, di samping ego, ketika anda tahu bahwa anda berada di trek dan anda secara teratur dikalahkan pembalap lain, itu sulit rasanya. Dan jika anda tidak menikmati diri anda sendiri, segala sesuatu tampaknya terlihat begitu sulit”.

“Kita harus mencoba, semua bersama-sama, untuk melakukan yang terbaik agar kita bisa pada akhir musim nanti dengan motor yang jauh lebih kompetitif. Itu akan menjadi suatu hal yang terbaik karena akan mengatasi banyak masalah” 

 http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/11/valentino-rossi-menyeru-ducati-membantu-pembalap-mereka/

Wednesday, April 11, 2012

Jumlah Penonton TV Menurun Di Spanyol dan Italia



Menurunnya Jumlah Penonton di race pertama – karna hari Paskah dan Rossi.

Gp lover’s…. setelah rating tipi di Itali mnurun dratis, kini giliran Spanyol mengikuti Okelah… Kita bisa saja berkelit bahwa menurunnya jumlah penonton MotoGP yang disiarkan pada pukul 09.00 CET adalah karena hari Paskah. Yup hari Minggu kemarin Valentino Rossi harus start dari posisi ke-12, apakah itu penyebabnya… di mana para fans mengira tak banyak yang bisa diharapkan sehingga mereka lebih mematikan televisi? Tapi sungguh tak seorang pun bisa menduga rating TV di race perdana tersebut turun drastis begitu saja. Ada apa ini ? koq gak “cmunguuttt” ya ??

nah di tahun ini Mediaset tlah menyiarkan semua schedule MotoGP, tiga kali latihan bebas di 3 kelas, sesi kualifikasi, warm up, dan race itu sendiri. Race sendiri disiarkan secara bersamaan di 2 channel yang sama (kontrak Mediaset dan Dorna berakhir tahun ini, kabarnya SKY menginginkan kontrak tersebut)

Minggu malam ini hanya ada 4.830.000 penonton atau sekitar 19.46% yang menyaksikan kemenangan Jorge Lorenzo. Bandingkan dengan tahun kemarin, ketika Casey Stoner memenangkan balapan, yang ditonton 6.083.000 pemirsa atau sama dengan 22,15% . Jadi jumlah penonton yang berkurang berkisar 1,2 juta pasang mata. maca cih ?


Perbandingan saat Rossi ketika patah kaki…

Penurunan rating seperti ini pernah terjadi pada tahun 2010 ketika Rossi mengalami patah kaki. Ini membuktikan meski kecaman pedas yang diberikan kepada The Doctor dan khususnya setelah wawancara dengan Televisi Italia usai race Qatar, publik Italia masih mengharapkan Rossi bangkit dan kembali ke barisan depan untuk bertarung bersama alien lainnya.

Di Spanyol pun rating penonton mengalami penurunan meski tidak terlalu buruk, walaupun semua kelas dimenangkan oleh pembalap asal negeri Matador tersebut. Tahun ini MotoGP disiarkan oleh Spain’s Telecinco (Mediaset). pada saat race perdana Moto3 ditonton oleh pemirsa sebanyak 13.3% meningkat dari tahun kemarin yang hanya 12.6%. Sedangkan di race Moto2 dimana Marc Marquez bertarung melawan Andrea Iannone di garis finish berhasil mencuri perhatian pemirsa sebanyak 17.5%, dibandingkan tahun kemarin hanya 14.4%.

Sementara di kelas menengah ke bawah jumlah penonton MotoGP mengalami peningkatan, tidak demikian halnya dengan kelas utama MotoGP. Hanya 3,120,000 pasang mata yang menyaksikan Jorge Lorenzo melangkah ke podium tertinggi atau hanya sekitar 20,2% bandingkan dengan tahun kemarin yang menyentuh angka 23,9%, atau berkurang sebanyak 750.000 pemirsa, tapi semua orang beralasan bahwa hari Minggu itu hari Paskah. Terlepas ada hubungannya atau tidak …antara Rossi dan hari Paskah… kita lihat race berikutnya aja ya

Pedrosa Bicara Soal Barcelona

Dani Pedrosa (AFP/Jose Jordan) Losail - Sebagai penduduk Catalan, Spanyol, pebalap MotoGP Dani Pedrosa juga merupakan fans berat klub Barcelona. Dari sekian banyak pemain Barca, Andres Iniesta adalah favoritnya.

"Ya, (Andres) Iniesta favorit saya. Tapi sebenarnya di Barcelona ada banyak pemain bagus, ada Xavi, Messi, dan lain-lain," tutur Pedrosa menjawab pertanyaan detiksport dalam sesi wawancara khusus dengan pebalap tim Repsol Honda itu di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan kemarin, atas undangan PT. Astra Honda Motor.

Pria kelahiran Sabadell, Catalunia, 26 tahun silam itu mengaku suka sepakbola tapi tidak menganggap dirinya "maniak".

"Saya mengikuti sedikit sepakbola, tapi saya tidak memainkannya. Saya tidak selalu menonton Barca, kadang-kadang saja."

Pebalap tim Repsol Honda itu mengungkapkan keyakinannya bahwa Barca akan terus memberi tekanan pada Real Madrid dalam perebutan titel Liga Spanyol. Saat ini jarak kedua tim tersebut tinggal empat angka.

"Di La Liga, Madrid memang tengah beruntung, tapi Barcelona tidak pernah kalah," cetusnya.

Namun soal kiprah Barca di Liga Champion, Pedrosa mengaku sulit memperkirakannya.

"Saya tidak tahu di Liga Champions. Pertandingannya sulit, banyak tim bagus yang kuat," simpulnya.

Monday, April 9, 2012

ROSSI : "INI BUKANLAH DUCATI YANG SAYA INGINKAN"


Apa yang dirasakan dan di bayangkan sebelumnya…Akhirnya pun “Terjadi”

Satu tahun tlah berlalu… sejak Valentino Rossi menatap traffic light dari balik kaca depan Ducati. Debut bersama motor yang tidak begitu ia cintai, sedemikian rupa, sehingga ia menyatakan, “Saya telah mengerti sejak tes pertama, setelah beberapa lap. Saya tidak akan memenangkan balapan pertama”. Memang, musim lalu di Qatar ia finish ke 7, dengan jarak 16 “431 dari Stoner, rider Ducati sebelumnya. Sepanjang musim, hasil Rossi dan Ducati kian memburuk yang akhirnya meyakini kru Ducati untuk melakukan revolusi Desmosedici. Malam ini menggunakan chassis yang telah berganti kesekian kalinya, balapan kian buruk saja posisi ke-10 dengan selisih 33 ”665 di belakang sang juara, Jorge Lorenzo. Rossi merupakan pembalap Ducati yang finish terakhir, dan no.2 dari akhir rider finish menggunakan motor prototipe. wew…

Setelah itu… The Doctor terlihat begitu sedih dan malah yang lebih buruk lagi, dia begitu kehilangan rasa percaya dirinya. “Kami kehilangan harapan musim lalu. Ketika Barbera melewatiku dengan pergerakan keras sehingga mendorongku ke arah run off area, ia hanya punya satu tujuan: “untuk berada di depanku”.



Sebenernya posisi balapan…Itu bukanlah suatu masalah.

Yup sebenarnya posisi balapan, itu bukanlah masalah bagiku. tapi keadaan inilah yang begitu sulit rasanya. Bahkan saya punya pikiran untuk kembali ke pit dan menyelesaikan balapan, namun… saya terus lanjut, ini semua…HANYA UNTUK MENGHORMATI MEMBER TIM DUCATI dan untuk mengumpulkan data yang berguna. Terus terang…GP12 tidak sesuai dengan keinginan saya, seperti halnya GP11 dan GP11.1 dan setelah akhir race…untuk pertama kalinya [Rossi] mengambil jarak dengan Ducati dan mengatakan : “”Ducati tidak mengikuti petunjuk yang telah saya berikan, saya bukan teknisi dan saya tak bisa memecahkan setiap masalah”!



Tujuan “Saya” adalah Setidaknya Untuk “Podium” !

Tentang Barbera dan Hayden yang finish di depannya, ternyata tidak begitu menarik minat The Doctor. “Finish keenam, tidak banyak yang berubah. Ini bukan hasil yang menarik bagi saya dan saya bertujuan setidaknya untuk podium”. Sesuatu yang sepertinya masih di luar jangkauan untuk saat ini. “Saya tidak bisa mengendarai motor seperti yang saya suka. Saya lebih cepat dengan ban yang telah dipakai daripada ban baru. Bagian belakang terasa begitu mendorong dan hal sedikit meningkat ketika ban mulai terasa slide. Saya tak memiliki keperacayaan, dan bahkan saya tidak bisa maju seperti Hayden yang telah mengerahkan segala yang dia mampu dan finish 28 detik dari sang juara”.

Dan bersama ini, mbah merasa…sepertinya kesopanan, santun profesional antara pembalap Italia dan pabrikan Italia sepertinya telah berakhir. “Masalah dengan motor belum usai, begitu pun permintaan saya terhadap motor. Motor tidak bisa dikendarai, dan tak banyak perubahan di trek manapun kami berada. Saya tidak bisa masuk tikungan dan mengerem secara keras dan kami tidak bisa berharap bisa berubah sepenuhnya dengan ban-ban baru Bridgestone. Masalah ini tidak bisa anda pecahkan hanya dengan set up. Jadi si pembalap harus beradaptasi dengan motor, atau motor yang harus diadaptasikan sesuai dengan pembalap. Ducati saat ini sedang di persimpangan jalan. hufff !!!



 http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/09/rossi-ini-bukan-ducati-yang-saya-inginkan-hufff/

Sunday, April 8, 2012

Jelang MotoGP Qatar Rossi Akan Pelajari Settingan Motor Hayden


detikcom - Losail, Dua pebalap Ducati mendapatkan hasil yang berbeda cukup jauh di sesi kualifikasi MotoGP Qatar. Demi mendapatkan settingan motor yang lebih baik, Valentino Rossi akan mempelajari data milik Nicky Hayden.

Di Losail, Sabtu (7/4/2012) malam waktu setempat, Hayden bisa jadi yang terbaik kelima di sesi kualifikasi. Sementara itu, Rossi terpuruk di urutan ke-12.


Catatan waktu Rossi adalah yang terburuk dibandingkan pebalap-pebalap pabrikan. Juara dunia tujuh kali itu lebih lambat 2,2 detik di belakang Jorge Lorenzo dan 1,2 detik dari Hayden.


"Tujuan saya adalah masuk baris kedua. Ternyata saya sangat jauh dari target karena problem yang kami alami sebelumnya memburuk," aku Rossi seperti dikutip Crash.


"Ini sangat aneh karena kami cuma membuat perubahan kecil dibandingkan kemarin, tapi rasanya sangat berbeda. Setelah kami kembali ke settingan kemarin, saya merasa sedikit lebih cepat, tapi itu belum cukup untuk memperbaiki hasilnya," kata The Doctor.


Diakui Rossi, untuk balapan nanti, dia akan belajar dari settingan yang dipakai Hayden dan berharap bisa mendapatkan hasil lebih baik daripada posisi start-nya.


"Saya tak yakin soal apa yang harus diharapkan dari balapan. Tapi, tentu saja, saya berharap bisa melakukannya dengan lebih baik," ujar Rossi.


"Nicky membuat pilihan settingan yang berbeda dan menjalani sesi yang bagus dengan kedua ban. Jadi, sekarang saya akan melihat datanya dan mencoba bekerja dengan lebih baik," jelasnya


Wednesday, February 22, 2012

Valentino Rossi : Foto Kenang-Kenangan Bersama Pin

Janji adalah hutang, dan Valentino Rossi tiba di saat ia menepati janjinya. Sehari setelah operasi kaki ia berjanji pada fans akan memberikan foto dari pin yang dilepaskan dari kakinya selama operasi. Penyisipan pin ini dilakukan karena cidera di Mugello. The Doctor mengalami sedikit hambatan dalam memberikan gambar tersebut tapi hal tersebut tidak bisa mencegahnya menunjukkan kepada dunia malam ini foto tersebut melalui Twitter yang kian hari kian populer.

”Hello guys, ini adalah pin dan baut yang disisipkan di kaki. Saya tidak tahu warnanya hijau !”


Itulah komentar The Doctor yang sekarang menjadi pasien, seharusnya pin berwarna kuning, yang merupakan simbol #46 . Senyum Valentino mengandung seribu kata di saat penyembuhan pasca operasi ini, ia juga harus fit untuk tes Sepang minggu depan.


Akhirnya Rossi menunjukkan bahwa ia selalu dekat dengan kenangan akan Marco Simoncelli yang terbukti dari T-Shirt yang dipakainya dengan nama Sic dan yayasan yang dimiliki oleh pembalap asal Coriano tersebut.

 

Saturday, February 4, 2012

Helm AGV Baru Valentino Rossi

Helm Valentino Rossi selama bertahun-tahun selalu menjadi sesuatu yang dipuja-puja. Baik warna maupun gayanya selalu berganti-ganti versi. Bahkan replikanya aja laris manis di pasaran bak kacang goreng, yang mungkin tak kan ada bandingannya dalam sejarah. Tahun 2012 seperti biasa mengusung warna yang berbeda - seperti yang kita lihat di tes Sepang- helm brand baru yang dikembangkan AGV khusus untuk The Doctor yang tentunya dengan input dari Rossi juga.

Seperti motornya, helm yang dites ini pun versi serba hitam. Dengan sedikit tulisan dan angka 46 untuk membedakan garis sangat aerodinamis. Tali dagu meruncing adalah di daerah pipi, dan dua ventilasi udara atas membentuk dua bubungan di atas helm. Spoiler belakang mengalihkan udara ke tempat yang membutuhkan, seperti yang ditunjukkan Valentino pada gambar. Kita nantikan warna yang lebih banyak lagi menghiasi helm Vale bersama desain klasik nya yang khas : matahari, bulan dan kuning.
Satu hal yang pasti, apabila helm dengan full serat karbon seperti itu, harganya pasti tidak akan murah!

Thursday, February 2, 2012

Rossi Hanya Butuh Perubahan Kecil



Target Valentino Rossi untuk mencetak lap tercepat dibawah 2 menit 2 detik memang sudah tercapai di sesi tes hari kedua pada Rabu (1/2) kemarin. Namun jika dibandingkan dengan pencapaian Casey Stoner yang mencetak lap tercepat 2 menit 0 detik, tentu Rossi dan Ducati masih butuh kerja keras untuk mewujudkan mimpi di tahun 2012, yaitu tampil kompetitif.

“Jika dibandingkan dengan motor yang kami gunakan tahun lalu, kami berhasil memecahkan masalah yang ada sebesar 50 persen. Tapi kami masih butuh waktu untuk mengembangkan motor sekaligus untuk basis masa depan. Selain setelan rangka, sisi elektronik motor juga jadi perhatian utama. Setidaknya masih butuh perubahan kecil di rangka dan komponen pendukung lainnya,” urai Rossi.

Selama sesi tes resmi pra musim MotoGP 2012 berlangsung 2 hari, Rossi belum melakukan long run alias simulasi performa motor untuk balapan. Ia kebanyakan hanya melakukan short run alias simulasi lap tercepat atau simulasi kualifikasi. Sekarang fokus Rossi adalah zona pengereman yang lebih dekat ke tikungan dan motor yang lebih stabil saat menikung.

Hari ini Kamis (2/2) adalah hari terakhir sesi tes pra musim MotoGP yang pertama. Tentu Rossi dan Ducati ingin perubahan lebih besar pada jarak antara mereka dengan para pembalap Honda dan Yamaha. Jika lap tercepat sudah lebih baik, kemungkinan simulasi balapan sudah bisa dilakukan. (otosport.co.id)

Rossi Senang Atas Kemajuan Ducarti Desmosedici GP12


Pembalap tim pabrikan Ducati Valentino Rossi mengaku senang atas kemajuan pada motor prototipe terbaru Ducarti Desmosedici GP12, meskipun catatan waktunya terpaut jauh dengan pembalap dengan catatan waktu tercepat pada hari kedua sesi pengujian, Rabu (1/2/2012).

The Doctor berada ditempat keenam pada hari kedua sesi pengujian resmi MotoGP musim dingin dengan catatan waktu 2 menit 1,886 detik. Catatan waktunya mengalami perbaikan daripada hari pertama, namun selisih waktunya terpauh jauh dengan pembalap tercepat di sesi pengujian akhir di hari kedua yang ditempati Juara Dunia MotoGP musim 2011 Casey Stoner dengan catatan waktu 2 menit 0,895 detik.


"Itu adalah hari lainnya yang positif, karena kita mencapai tujuan kami untuk mendekati catatan waktu 2 menit 1 detik. Kami berhasil membuat kemajuan lebih lanjut pada motor," kata pembalap tim pabrikan Ducati, Valentino Rossi, seperti dikutip laman Visordown.


"Di sisi lain adalah sebuah hal yang lumrah jika motor baru seperti GP12, dimana kami mendapat kemajuan ketika melakukan pengujian. Kami juga mencari detail yang tidak bisa didapatkan hanya dengan melakukan setup sendirian dan kami berharap mendapat hasil sempurna pada pekan mendatang," katanya.


"Kami sudah mengidentifikasi area tersebut kemarin, akselerasi dan elektronik, dan kami mengkonfirmasi tentang kemajuan yang telah dibuat pada bagian 'front end'. Honda dan Yamaha telah mengerjakan motornya selama setahun, sedangkan kami hanya mengerjakan selama dua hari. Tentunya ini menjadi tantangan bagi kami, tapi kami sudah tahu tentang hal itu," katanya.


"Besok [Kamis] akan menjadi penting karena kita akan membuat kesimpulan secara menyeluruh dari tiga hari pengujian, dan kami akan memiliki gagasan yang sangat jelas tentang dimana posisi kita dibandingkan dengan tim lainnya. Jika kita berhasil untuk tetap mencatat selisih waktu dibawah satu detik dari pembalap yang berada paling depan, saya akan senang," ujarnya.


Di hari kedua pengujian tim pabrikan Ducati lebih fokus untuk menciptakan settingan dasar untuk Ducati Desmosedici GP12, juga menguji 'part' terbaru untuk mesin 1000cc.


[pikiran-rakyat]



 

Tuesday, December 27, 2011

Asiiikkk..Ada yang Menyala di MotoGP 2012 !


Halo bro…info pendek aja, buat kita-kita pecinta MotoGP. Di tahun 2012, ada beberapa perubahan regulasi terkait dengan peningkatan keamanan pembalap MotoGP. Setelah baru-baru ini mensyaratkan adanya penambahan pelindung tuas rem depan, ada aturan tambahan terkait balapan hujan. Apa ituuuu…..

Yup, di tahun 2012 motor-motor MotoGP harus dilengkapi lampu merah di bagian belakang motor. Lampu tersebut akan menyala ketika balapan dilakukan dalam kondisi hujan. Hohohoho…kaya di F1 aja ya bro…. Tapi yang jelas, lampu itu bakal bikin balapan MotoGP tambah menarik. Ketika balapan hujan aja udah menarik apalagi ditambah kelap-kelip lampu pengaman di motor. Belum ada penampakan perdana seperti apa lampu merah tersebut.

Siiipp…inovasi yang bagus. Karena kondisi hujan pastinya membatasi jarak pandang pembalap pada pembalap yang ada di depannya. Selain itu, sepertinya lampu merah itu bakal asik kalau dicontek dan diaplikasikan di motor harian… Setelah tragedi Marco Simoncelli, sepertinya pihak penyelenggara MotoGP lebih berpikir serius bagaimana meningkatkan kemanan di balap MotoGP….sip laaahhh..kita tunggu penampakan lampu merah itu!

Demikian sekilat info dari Samidi! Sampai zumpa di info-info selanjutnya…..Ciaooo…

http://ngobrolmotor.wordpress.com/2011/12/21/asiiikkk-ada-yang-menyala-di-motogp-2012/

Thursday, December 8, 2011

PEMBALAP SEJATI?? "LANGKAHI DULU ROSSI"


Valentino Rossi …. Legenda Moto yang masih hidup dan aktif membalap, masih menyimpan pesona yang dalam. Ibarat magnet, ke manapun Rossi pergi selalu dielu-elukan fans-nya. Bukan itu saja, sesama pembalap pun merasa belum menjadi jawara sejati sebelum dapat menaklukkan Rossi. Lorenzo dan Stoner boleh bangga karena telah dapat menaklukkan Rossi, tapi prestasi keduanyabelumlah dapat menyamai Rossi, sehingga kedua pembalap ini selalu merasa penasaran untuk mengasapi Rossi.

Musim 2011 Rossi seolah tenggelam, namun bukan berarti pamornya berkurang. Performance tunggangan Rossiyang melempem membuat para rider kelasatas semakin penasaran. Stoner dan Lorenzo boleh puas menyabet kampiun dan runner up, tetapi mang uDien yakin kepuasan mereka belum maksimal mengingat Rossi berada di atas tunggangan yang boleh dikatakan satu tingkat di bawah tunggangan Stoner dan Lorenzo.

Saking besarnya pamor Rossi, Marc Marquesberharap Rossi belum pensiun hingga dirinya naik ke kelas motogp kelas para raja. Motivasinya tiada lain Marc Marques ingin berduel dengan Rossi.

Yaaa, semoga sajah di musim 2012 tunggangan Rossi bisa berkembang dan kompetitif dengan RC213V serta M1, sehingga race menjadi seruu, selain itu dahaga Stoner, Lorenzo, Pedrosa untuk bersalip-salipan dengan Rossi bisa terpenuhidan ambisi Marques untuk berduel dengan Rossi di tahun 2013 juga bisa terpenuhi…

Marc Marquez Berharap Valentino Rossi Tak Beranjak Dari MotoGP


Marc Marquez berharap agar Valentino Rossi belum beranjak dari balap MotoGP pada akhir tahun 2012. Pembalap Moto2 yang berasal dari Spanyol tersebut ingin mengasah kemampuannya ketika bertarung melawan Valentino Rossi ketika dirinya siap berkompetisi di kelas MotoGP pada musim 2013.

Runner-up Moto2 tahun 2011 tersebut mengatakan, “MotoGP adalah mimpi saya dan juga merupakan impian pembalap terbaik seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Valentino Rossi. Saya berharap Rossi masih di MotoGP ketika saya membalap di sana karena dia merupakan salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP dan saya ingin membalap bersamanya.”

Rider CatalunyaCaixa tersebut telah memutuskan untuk bertahan di kelas Moto2 pada tahun depan. Ia menambahkan, “Keputusan untuk tetap tinggal di Moto2 merupakan hal yang sulit namun itulah yang terbaik. Terdapat saat dimana saya memikirkan untuk naik kelas ke MotoGP tetapi saya sangat muda dan punya waktu. Saya akan punya lebih banyak pengalaman untuk tahun 2013 danitulah yang Anda butuhkan untuk bisa kompetitif di MotoGP.”

Marc Marquez merupakan pembalap yang digadang-gadang sebagai penerus kesuksesan Valentino Rossi. Ia gagal menjadi juara dunia Moto2 2011 setelah mengalami crash saat sesi latihan bebas di Sepang yang memaksanya absen selama dua balapan akibat gangguan pengelihatan. Konsekuensinya, Stefan Bradl dinobatkan untuk menjadi juara Moto2 dan akan membalap di kelas MotoGPbersama Tim LCR Honda pada tahun 2012.

Sementara Valentino Rossi telah mendukung keputusan yang diambil Marc Marquez untuk bertahan di kelas Moto2 satu tahun lagi. Kemungkinan Marquez akan bergabung ke tim satelit Honda saat memulai debutnya di kelas premier.

Apa sih Yang Ditonton dari Motogp....?

GP MANIA sekalian yang berbahagia, regulasi motogp tahun 2013 memang masih menjadi kontroversi. Bagaimana tidak wacana menghapus kelas motogp dan diganti dengan motogp1200 sudah terlempar. Tentunya kalau bicara kontroversi pasti ada pro dan kontra didalamnya. Mulai dari pihak Dorna nya sendiri, tim, pembalap, sampai penikmat motogp itu sendiri.
Okelah kita tidak membahas teknis motogp itu sendiri, tapi bahas menurut sudut pandang penikmat saja karena regulasi mana yang akan dipakai itu masukdalam koridor penyelenggara. Bagi kita penikmat motogp sebenarnya apa sih yangkita tonton dari motogp itu sendiri. Motor prototipenya atau pembalapnya. Sebelumnya kita flashback sedikit tentang kontroversi motogp 2013.

Muncul wacana bahwasannya di tahun 2013mendatang semua motor pake spek mesin CRT. Banyak yang tidak setuju karena hakikat dari motogp sendiri akan hilang yakni balapan motor prototipe. Tapi dilemanya jika itu terus dilangsukan bukantidak mungkin jumlah peserta akan terus berkurang seiring mahalnya biaya.

Dan kitatau motogp sudah membawa korban seperti Kawasaki dan Suzuki yang mundur karena masalah biaya.
Dengan sedikitnya jumlah peserta dan dominasi sebuah tim, gelaran motogp menjadi tidak menarik dan tidak seru. Dimana itu bisa menjadikan rating dari motogp sendiri akan menurun. Akhirnya banyak yang beralih ke WSBK. Kasus terbaru adalah hengkangnya Aoyama ke WSBK. Karena di motogp Aoyama merasa tidak akan kompetitif membela tim satelite, akhirnya Aoyama bergabung di WSBK dengan harapan mempunyai peluanag yang lebih besar untuk berprestasi.

Lantas apakah ditahun 2013 ketika semua motor memakai spek CRT semua motogp akan menurun. Secara “prestise” memang iya, karena tidak memakai motor prototipe. Tapi secara “rating” CB rasa tidak. Karena salah satu faktor yang mempengaruhi motogp menjadi balapan paling digemari adalah faktor pembalap atau figur pembalap. Andai saja WSBK diisi oleh Stoner, Rossi, maupun Lorenzo image WSBK pun bisa naik.
Intinya jika bicara bergengsi tidaknya motogp dimata penikmat adalah “brand” motogp itu sendiri dan figur dari pembalapnya dimana para pembalap motogp sudah bisa dikatakan artis. Jadi selama motogp masih memakai “nama” motogp dan pembalap macam Rossi, Stoner maupun Lorenzo motogp tidak akan kehilangan gengsi dimata penikmat.
Karena bagi penikmat motogp hal yang paling dicari adalah saling overtake antar pembalap sampai lap lap terakhir. Dan itu bisa terwujud jikalau tidak ada salah satu pabrikan yang mendominasi dengan motor yang paling superior dibanding lawannya.
So, kalau tujuan awal digelarnya motogp agar menjadi balapan paling bergengsi dengan rating yang tinggi. Seharusnya lebih mementingkan “maunya” mayoritas para penikmat. Karena mayoritas penikmat ngertinya adalah itu balapan motogp bukan WSBK dan para pembalapnya adalah Rossi atau Stoner, danyang paling penting adalah saling overtake sampai lap terakhir. Mungkin hanya sebagian kecil yang tau bahwa itu motor prototipe yang tidak dijual bebas dipasaran. Last, jika ingin “rating” motogp tetap tinggi turuti saja permintaan mayoritas penikmat dan jangan lupa umbrella girlnya.

Saturday, November 19, 2011

Luca Marini, Adik Rossi, Penerus Generasi Vale

Ternyata diam-diam dan tanpa banyak diekpose media, bintang balap motor MotoGP telah mempersiapkan calon penggantinya kelak. Siapa Dia ?



Dia adalah adik kandung nya sendiri, yang bernama Luca Marini. Luca yang lahir 10 Agustus 1997 seringkali terlihat di paddock Rossi. Dan ternyata Luca adalah salah satu pebalap muda Italia yang paling menjanjikan.



Valentino Rossi dan Luca Marini dilahirkan oleh wanita yang sama, yakni Stefania Palma. Namun Luca bukan berasal dari Ayah nya Valentino Rossi si pebalap motor sekaligus pebalap drifting, yakni Graziano Rossi, melainkan anak seorang pengusaha asal Roma, yakni Massimo Marini, makanya nama keluarganya lain!



Luca sudah handal menaiki roda dua sejak berumur 4 tahun, pada tahun 2003 Luca sudah mengikuti kejuaraan minibike.

[img]http://www.indonesianracing.com/wp-content/uploads/2011/07/luca-podium-300x300.jpg[img]

Di tahun pertamanya itu, dia sudah bisa langsung juara seri. Kemudian si tahun 2005,sudah menjadi juara nasional Italia. Luca yang juga mahir gokart ini masuk sekolah balap Tarziano Tamagnini.

Pada akhir tahun 2007, Luca sudah bisa mengendarai motor yang lebih besar, yakni Honda NSF 100. Dan ini saat dia masuk ke Honda Riding School. Bakat dan skillnya membawa Luca direkrut menjadi pebalap pabrikan Honda di Kejuaraan Junior Italia.
Berbeda denga Rossi yang memilih no keramat 46, maka Luca Marini memilih nomor 97.

Wawancara dengan Davide Brivio

Tahun 2011 yang mengerikan sudah berlalu, dan dengan pengujian musim 2012 Valentino Rossi memulai hidup baru nya lagi di dunia MotoGP. Bersamanya selalu ada Brivio sahabat sekaligus konsultan - tim manager nya sewaktu di Yamaha - yang merekrutnya di Yamaha tahun 2004 dan mengikuti petualangan Vale ke Ducati meski harus men...inggalkan petualangannya di Yamaha setelah 19 tahun.

Apakah membawa Jeremy Burgess ke Ducati merupakan suatu kesalahan? "Tidak karena seperti membawa suasana baru. Antara Jerry dan teknisi Ducati terjalin keakraban dan suasana yang hangat. Marilah kita hadapi bahwa perkawinan Vale dan Ducati dipaksakan oleh market dan didekte oleh hati. Tetapi Vale punya alternatif, Yamaha! Kontrak dengan Yamaha masih dirundingkan".

Tetapi mengapa Valentino meninggalkan Yamaha? "Ketika Vale tiba di Yamaha tahun 2004, Yamaha mati-matian ingin mendapatkannya. Dia diincar dan kemudia menjadi rider mutlak di Yamaha. Dan kemudian datanglah Lorenzo, Yamaha memperlakukan mereka sama, dan Vale merasa dia kurang penting lagi."

Seperti dikhianati? "Marilah kita mengatakannya sebagai proses alami yang terjadi dalam sebuah tim bukan hanya di olahraga. Dan datanglah tawaran dari Ducati yang berbuat sebagaimana halnya Yamaha pada tahun 2003, mengincar Vale dan keemudian menawarkan proyek bagus. Dan kemudian nasib Vale memiih Ducati."

Dan anda, anda telah berada di Yamaha namun anda mengikuti Valentino Rossi tanpa menunda sesaat pun. Apa pesona seorang Valentino Rossi sehingga anda rela mengubah jalan hidup anda dan pindah ke Ducati? "Di sisi lain saya ingin perubahan setelah 19 tahun. Tapi alasan yang jelas adalah Valentino. Alasannya? Kecerdasan dan ketenangan pikirannya dalam menganalisa masalah, sesuatu yang sangat memperkaya pengalaman anda. Dan sangat sangat lucu."

Bahkan sekarang? "Bahkan sekarang. Kami adalah sekelompok sahabat. Kami berkumpul bersama meski tak ada yang dilakukan. Serius tapi santai."

Apakah menurut anda, tahun ini telah mencoreng imej seorang Valentino Rossi? "Secara paradoks malah sebaliknya. Kekalahan dan kemalangan lebih dekat kepada orang-orang, sekarang ini normal... dan tentu saja mereka yang menghina dan mencela Vale sedang tertawa-tawa. Itu juga hal yang biasa. Tapi kenyataannya pada permainan ini mesin yang berbicara. Hanya ada beberapa orang yang masih mencarinya di paddock. Pada awalnya, terus terang kami agak sedikit terkejut dengan semua ini tapi sekarang kami enjoy. Kami menghibur diri dari kesedihan atas hasil race.

Ketika anda mendengar perceraian Valentino dan Ducati, apa pendapat anda? "Itu terlalu ini, ini adalah proyek yang bagus. Suatu tantangan untuk menang. Jika itu terjadi maka kerja sama dapat terus berjalan. Jika tidak, mungkin perpisahan akan terjadi tahun 2013 tapi lagi-lagi, semua masih terlalu cepat untuk dibicarakan".

Hari ini adalah tes dengan aluminium frame tapi tes sesungguhnya akan dilakukan bulan Februari di Sepang. Jujur, apakah ini tahun yang sia-sia? "Bagi Ducati tidak. Karena ini merupakan investasi dan pengembangan teknis. Dan bagi Valentino, apabila kita melihat hasil tahun ini, agaknya 'ya'. Sesorang berkata dia bagaikan direbus. Kami tertawa. Ini tentang mesin motor MotoGP. Dia bisa tinggal di Yamaha tapi bukan sebagai rider utama, dan nasib mempertemukannya dengan Ducati. Baru satu tahun yang lalu dia menang di Sepang dengan satu bahu saja. Marilah menilik ke belakang sebelum anda mengatakan dia sudah habis".

Tidak pernah berpikir untuk berhenti? "Tidak pernah sama sekali. Situasi seperti ini malah memberinya hasrat untuk balas dendam. Ingat dua tahun setelah musim 2006/2007? Meski Vale berkata dia telah finish tapi dia masih bisa meraih dua gelar juara dunia lagi. Valentino masih mampu melakukan apapun. Bahkan untuk beberapa tahun lagi.