Showing posts with label Valentino Rossi. Show all posts
Showing posts with label Valentino Rossi. Show all posts

Monday, April 8, 2013

VALENTINO ROSSI IS BACK !

HALO SEMUA..SELAMAT HARI SENIN :D

pagi ini tepatnya pukul 02.00 ada Race Perdana Motogp 2013 di Qatar :) so excited soalnya udah nungguin berbulan-bulan mulai november 2012 :D sejak jagoan saya Valentino Rossi mengumumkan kembalinya ia ke Pabrikan Garpu Tala Yamaha ..maklum 2 musim sama Ducati nggak berjalan sesuai harapan ..jadi seneng banget denger pernyataan Rossi yang ternyata join lagi sama Yamaha 2 tahun kedepan

Marc Marquez
race pertama Qatar selalu malam hari. Hari ini semua orang udah siap buat menyaksikan pertarungan season 2013 dan yang pasti mereka menunggu kembalinya The Doctor yang kemaren puasa gelar 2 tahun sama Ducati --" Hadeh itu masa lalu ye..sekarang tatap masa depan :D
Apalagi sekarang ada Marc Marquez, pembalap muda yang digadang gadang jadi penerusnya Valentino Rossi,umur 20 tahun dan dia sejak kecil sangat mengidolakan Valentino Rossi yang tahun ini naik kelas dari Moto2 ke Motogp Semua orang menunggu debut race pertamanya di Motogp apalagi kalo liat hasil tes resmi di bulan Februari Maret ternyata mencengangkan ! Marquez bisa stabil finish di posisi 4 besar bersama para alien motogp (Rossi,Lorenzo,Pedrosa) .dia dengan cepat beradaptasi .makanya banyak prediksi kalo Marc Marquez bakal mengacaukan barisan para alien sehingga dia juga disebut "Baby Alien" haha the new motogp sensation

nah 8 April 2013 pukul 02.00 Race motogp di Qatar International Circuit .. seperti biasa saya tidur lebih awal biar nanti nontonnya nggak ketiduran haha .. jam 1.45 bangun ternyata pembalapnya udah masuk starting grid..tinggal sholat bentar trus ambil posisi duduk paling enakk :D jam 02.00 racenya dimulai.. oh iya sejak kejadian meninggalnya Marco Simoncelli 23 Oktober 2012 lalu di sirkuit sepang di awal2 race,mulai saat itu saya jadi takut setiap lap pertama dimulai..itu pembalap kan rapet2. kemungkinan jatuh juga besar .. sama kayak race tadi pagi.. lap pertama saya sengaja tutup mata haha ..udah deg deg gan liat Rossi yang start dari pos 7. trus lap 3 sempat melebar pas dia mau overtake Dovisiozo buat posisi 4 soalnya Pedrosa ngrem lebih awal .huaaa pas itu rasanya jantung mau copot :D <-- lebay

trus untungnya Rossi nggak jatuh dan bisa lanjut lagi ..balik lagi keposisi 7 .. trus terlibat battle for 5th sama Bradl, Dovi, Bautista ..gini ini juga bikin nggak tenang ..pembalapnya rapet2 kalo lagi battle group --"
tapi alhamdulillah ya :D Rossi bisa keluar dari battle grup buat posisi 5 (Bradl yang terakhir di overtake Rossi buat posisi 5 langsung nyungsep) dan berangsur-angsur mengejar front group yang lagi battle buat posisi 2. GAPnya sama front grup ternyata hampir 4 detik -_- aku pesimis sebenernya, udah bagus sih finish diposisi 5
eh ternyata.. Valentino Rossi emang nggak mau menyerah ! 12 lap terakhir GAPnya sama front group yang hampir 4 detik itu berangsur-angsur semakin kecil ..sampe' akhirnya Rossi join the party ! hihi
Rossi ikut battle sama Crutchlow,Pedrosa sama Marquez buat posisi 2
lupakan Lorenzo..dia dari lap 1 udah anteng tak tersentuh <-- mirip Stoner balapan ngacir ..langsung kabur 



Crutchlow diovertake Rossi buat posisi 4,selepas itu ternyata Crutchlow melebar ..under pressure kali ya :P
namanya juga The Doctor ,kalo udah diovertake kayak kena' bius haha ..giliran Pedrosa.. ternyata Pedrosa pasrah aja tuh diovertake Rossi (seperti biasa) 



Nah yang bikin geregetan ini ya si Little Boy Marquez ,dia nggak semudah itu memberikan posisi keduanya buat sang idola :D ..pas diovertake Rossi , Marquez ternyata makin berapi api buat battle sama idolanya sendiri, usaha ngerebut posisi 2,dia bisa kok ..dia hebat tapi karena Valentino Rossi lebih berpengalaman ,akhirnya Rossi yang menang :) dan in the end Rossi finish podium 2 dan Marquez 3 :)
seneng banget banget..udah lama nggak pernah liat balapan seseru tadi pagi,soalnya biasanya ketiduran kalo udah setengah race,terlalu membosankan apalagi kalo Rossi nggak didepan dan pembalap barisan depan balapan sendiri-sendiri alias bikin GAP jauh ..hadeh tinggal tidur deh --"

Tapi tadi enggak, jangankan ngantuk ..cari camilan aja nggak perlu . soalnya udah serius deg deg gan nonton race yang seru itu haha. Faktanya pagi tadi Lorenzo yang jadi pemenang seri Motogp Qatar nggak melakukan overtake sama sekali (0) sedangkan Rossi yang lagi on fire huahaha mengovertake 8 pembalap ..gila idola gue nih :P

Marc Marquez menjadi rider termuda finish podium di era MotoGP 4 tak

Kejadian konyol bin lucu yakni ketika Valentino coba melibas Crutchlow. Doi sampai lupa di depan ada tikungan tajem :p

VR46: "saya bertanya kepada lorenzo apakah ia tak merasa kesepian melakukan 22 lap tanpa ada orang di dekatnya (hahaha...)

Crutchlow mengatakan bahwa hari ini adalah balapan terbaik Valentino Rossi yang pernah ia lihat setidaknya selama 5 tahun terakhir!

Birtymotogp : Jadi pelajaran pertama yang kupelajari musim 2013 ini adalah jangan sekali-kali mencoret Rossi. Meski sudah 'berumur' tapi ia belum habis!

Marc Marquez : "Saya tak mengira bakal dapat podium, kita mengalami battle luar biasa bersama Valentino, senang sekali bisa balapan bersamanya"


first trophy for season 2013 lucu ya bentuk kerang :D

thumbs up ! :D

bahagia terpancar dari wajahnya :)

podium ! yay haha


his smile show his calm 


jadi ceritanya motornya kehabisan bensin sehabis race,jadi gonceng iannone deh
naik ducati lagi tuh haha :D
kemenangan buat yamaha, menunggangi ducati dan ngasih salam 5 jari buat tim gresini honda haha

buat Rossifumi yang setia :* mumumu

big hug !

ya motornya invisible tuh :p 

podium Qatar

with team ! 

"THE NINE TIMES WORLD CHAMPION IS BACK TO HIS CLASSIC STYLE, THE KING IS BACK, THE DOCTOR IS BACK IN BUSINESS"

see you in April 21th next around Texas :D




Tuesday, January 29, 2013

VALENTINO ROSSI DI B4M

haloooo ceman ceman tercinta :P
kali ini gue mau cerita soal someone special :3

VALENTINO ROSSSSSIIIIIIIIII !!!! YEY

oke ehm kalem ... nah jadi dari 26-27 januari 2013 Valentino Rossi dateng ke Jakarta bareng Jorge Lorenzo buat promosi yamaha motogp .. ya gitu deh ya males cerita ..nanti aja ya :D



Valentino Rossi, Lin Jarvis & Jorge Lorenzo

Friday, April 20, 2012

Flashback : Surat Cinta Valentino Rossi Kepada Yamaha





Ciuman terakhir Rossi Untuk M1

Surat Perpisahan Valentino Rossi Untuk M1

Valentino Rossi telah meluncurkan surat ini menyentuh hati dalam bahasa Italia yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris untuk mengenang kisah cinta dan akhir ceritanya bersama Yamaha.



Berikut terjemahan suratnya :

“Sangat sulit untuk menjelaskan dalam hanya beberapa kata bagaimana hubunganku dengan Yamaha dalam tujuh tahun terakhir.

“Banyak hal telah berubah sejak saat itu jauh sejak tahun 2004, khususnya ‘si dia’ M1 telah berubah. Saat itu ia adalah motor MotoGP yang malang, yang selalu menduduki posisi tengah di grid, dicemooh oleh para sebagian besar pembalap dan para kru MotoGP. Sekarang, setelah saya membantunya berkembang dan mengalami peningkatan, anda bisa melihatnya tersenyum di garasi, didekati, dirayu dan dikagumi, serta diperlakukan sebagai ‘motor kelas atas’”.

“Daftar orang-orang yang membuat transformasi ini mungkin sangat panjang, tapi saya ingin mengucapkan terima kasih pula Masao Furusawa, Masahiko Nakajima dan Hiroya Atsumi – ku, sebagai perwakilan dari semua teknisi yang bekerja keras untuk mengubah wajah M1 kami . Kemudian Jeremy Burgess dan semua orang saya di garasi, yang merawatnya dengan cinta di semua trek dunia dan juga semua pria maupun wanita yang telah bekerja dalam tim Yamaha selama bertahun-tahun”.

“Sekarang saat ini telah tiba untuk mencari tantangan baru; pekerjaanku di sini, di Yamaha selesai. Sayang sekali bahkan kisah cinta yang paling indah pun harus usai. Tetapi mereka meninggalkan begitu banyak kenangan indah, seperti ketika M1 dan aku berciuman pertama kali di rerumputan Welkom, ketika dia menatap langsung ke mataku dan berkata kepadaku “Aku Mencintaimu”



First kiss Vale dan M1, Welkom 2004

http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/20/flashback-surat-cinta-valentino-rossi-kepada-yamaha/

Siapa Pengganti Valentino Rossi???





Begitu banyak tanda tanya mengenai Valentino Rossi.

gp lover’s… sepertinya dunia ini gak selebar daun kelor, buktinya… baru tadi pagi rasanya kita ketemu disini, sekarang sudah ketemu lagi ya… kekekekek kali ini mengenai Valentino Rossi lagi nih, Kotak Pandora telah dibuka Valentino Rossi setelah bencana yang terjadi usai race Qatar, inteview yang kemudian melahirkan begitu banyak tanda tanya bahkan keraguan mengenai nasib balap motor itu sendiri. Bukan rahasia lagi, selama 17 tahun karirnya, si pirang dari Tavullia ini berhasil berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi terhadap perkembangan olahraga dan media yang membawa sekumpulan imajinasi. Karakter seorang Valentino Rossi lebih dari seorang pembalap dan orang bertanya apa pengaruhnya bila The Doctor prestasinya merosot atau pun jika ia mundur dari dunia MotoGP. Pertama-tama Dorna telah melakukan kontak dengan pabrikan dan sponsor sebagai tempat lari atau tempat berlindungnya Valentino Rossi seandainya terjadi perceraian antara dia dan Ducati. Dan bila hal tidak berjalan sesuai rencana, siapa yang bisa menggantikan tempatnya di hati para penggemar sekaligus menjadi raja di kejuaraan dunia?



Bagaimana dengan Vinalis?

Moto3 – Mulai dari kelas bawah, orang tidak bisa mengabaikan Vinales Maverick. Pembalap muda berbakat dari Spanyol, lahir pada tahun 1995, berhasil memenangkan 4 ras dan mengamankan posisi ketiga secara keseluruhan di musim pertama, dan merupakan favorit untuk juara dunia meski ia harus bersaing dengan Romano Fenati.



Bagaimana dengan Iannone dan Marques?

Moto2 – Kelas menengah didominasi oleh oleh Marc Marquez. Pembalap Spanyol ini dianggap mirip Valentino Rossi sewaktu karir awal nya yang agresif di trek. Tapi segitu turun dari motor, pesonanya di kamera tidak sebanding dengan Rossi. Malah Andrea Iannone dan Claudio Corti yang terlihat lebih periang. Kedua pembalap Italia tersebut lebih terlihat nyaman dengan sorotan kamera. Pasangan pembalap Italia tersebut nyaman dengan kamera, tetapi masih mencari kredibilitas kompetitif yang hanya datang dengan hasil yang konsisten.



Bagaimana dengan Jorge Lorenzo?

MotoGP – Dilihat dari hasil, Lorenzo dan Stoner merupakan kandidat kuat juara dunia. Pembalap Spanyol ini pun habis-habisan meniru Valentino Rossi – lihat saja gaya ‘moonwalk’ nya sewaktu race Laguna Seca 2010- hal yang paling dipelajari Lorenzo dari Rossi adalah tak kenal menyerah. Stoner mungkin adalah pembalap yang paling sukar dipahami namun ia berhasil juga memiliki barisan fans yang memujanya karena gayanya yang spektakuler dan balapnya yang cepat.

Namun meski sekarang dalam masa-masa yang sulit, Valentino Rossi tetap menjadi pembalap yang paling populer di kalangan fans dan wartawan. Rossi yang baru mungkin hanya bisa menjadi dirinya sendiri, asalkan anda bisa mencari alasan dan dengan rendah hati menanyakan kepada mereka pada saat usia mereka telah mencapai 33 tahun, dan pastinya dengan embel-embel 9x juara dunia di pundaknya.

Bagaimanapun juga, yang asli pasti lebih baik daripada yang palsu, ya tho?

http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/18/siapa-pengganti-valentino-rossi/

Monday, April 16, 2012

Di Monza, Vale Meraih Posisi Ke-18






Hujan sempat menodai balapan Blanckpain Endurance Series

Debut Valentino Rossi di Blancpain Endurance Series mengendarai Ferrari 458 mungkin tidak berjalan mulus, hujan deras yang mengguyur lintasan selama 3 jam lomba, Rossi dan co-drivernya Uccio harus mengikuti lomba dengan interupsi dari safety car. Pasangan dari Tavullia tersebut start dari posisi ke-10 dan finish ke-18 secara keseluruhan atau posisi ke-8 dari kategori Pro-Am yang mereka ikuti.





Sempat merosot di posisi ke-26, setelah Vale mengambil alih kemudi akhirnya finish ke-18

Ferrari ’46′ pun melakukan kontak dengan sesama kompetitiornya, dan untuk pertama kalinya ketika Uccio mengambil alih kemudi dan kedua ketika Valentino yang memegang kendali. Ini membuat mobil menjadi kurang sempurna dan mengalami masalah steering. Kemudian The Doctor menunjukkan keahliannya dalam mengendarai mobil dengan tampil mengesankan bisa comeback dari posisi ke-26 ke posisi 18 di menit-menit akhir. Rossi pun mencatat waktu lap yang mengagumkan dan finish di belakang juara dengan selisih 2 menit (Bas Leinders, Markus Palttala dan Maxime Martin, bersama Marc VDS Racing Team BMW Z4, skuad yang sama yang juga bersaing diMoto2).

Sekarang petualangan Rossi dengan balap mobil telah berakhir. Valentino kembali akan beraksi di MotoGP 2 minggu mendatang di Jerez. Apakah Vale juga berharap balapan nanti turun hujan?


http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/16/di-monza-vale-meraih-posisi-ke-18/

Rossi : “Bersantai Sejenak Dari MotoGP, Itu Mudah !”




Rossi “butuh” suasana santai… Sebelum race GP selanjutnya !!!

gp lover’s yang berbahagia… tanpa terkecuali yang belum bahagia, kekekekek !!! Ada beberapa hal yang tidak berubah dari Valentino Rossi, Baik ketika ia berada di roda dua mau pun di roda empat, yang mbah rasa… sebahagian tentu ada yang tau dan ada pula yang belum mengetahui yakni: kerumunan dari fans yang akan “antri” untuk menungguinya di belakang garasi dan barisan wartawan pun pantang kalah untuk menanti, mendengarkan setiap kata yang diucapkannya. Namun pembalap Italia ini tampak jauh lebih santai dengan Nomex daripada leather suitnya, senyum pun lebih mudah tersungging di bibirnya, lihatlah… gambarnya di atas, sama kek mbah, jika lagi tersenyum dan menurut Rossi… Pengalaman mengendarai mobil seperti inilah yang dibutuhkannya setelah bencana di Qatar.


“Tak butuh waktu banyak bagi saya untuk bersantai”, ujar Rossi yang sebelumnya memperingatkan : “Saya di sini untuk membalap mobil. Dan saya hanya akan berbicara mengenai hal itu”.

Rossi bercerita mengenai debutnya di Blancpain Endurance Series, mengendarai Ferrari yang disiapkan oleh Tim Kessel. “Mobil yang indah, dan saya telah membangun hubungan khusus dengan pabrikan asal Maranello. Valentino akan start di posisi ke-10 di race besok (lebih baik dari start nya di MotoGP Qatar). “Start dari posisi ke-10 itu penting, suatu langkah besar dibanding kemarin. Yang paling penting, waktu lap kami juga tidak terlalu buruk. Tentu saja, saya masih perlu banyak belajar, dan akan lebih sulit lagi sewaktu race nanti. Namun mobil ini sangat lincah, meski ini mobil berbasis produksi. Saya mengubah gaya mengemudi saya, dan berada di belakang pembalap tercepat itu sangat membantu. Meski banyak penyempurnaan yang harus kita lakukan”.

Ketertarikan Valentino dengan balap mobil itu sudah lama dikenal, dan seringkali ia mengisyaratkan akan pindah ke reli mobil setelah ia pensiun di dunia balap motor. “Kita lihat apa yang akan terjadi di masa depan”, ujarnya. “Di balap motor anda punya navigator, tapi ini benar-benar berbeda. Ini bagaimana cara anda mengontrol motor sewaktu slide atau menyimpang. Anda sendiri di cockpit dan mengendarai di jalur yang bersih itu juga sangat penting. Banyak kemiripan dengan MotoGP. Besok race berlangsung selama 3 jam, bagaimanaun saya lebih suka race sprint (yang cepat) tapi race ketahanan juga menarik. Balapan 24 jam di Le Mans pastinya merupakan pengalaman yang luar biasa tapi anda harus sangat siap untuk kompetisi seperti itu. Kita bisa memikirnnya nanti setelah saya berhenti di balap motor. Seri ini juga akan ada di Spa Francorchamps, di mana saya belum pernah ikut balap di sana sebelumnya dan saya juga ingin ikut serta. Tapi jadualnya berdekatan dengan race MotoGP di Laguna Seca”.

Kenny Roberts Jr. : Vale… Selamat Datang Ke Balapan Yang Sesungguhnya!!!



Dr. Costa – Masao Furusawa – Kevin Schwanzt – Giacomo Agostini – Loris capirossi dan Kenny Roberts Jr.

sebelumnya… mbah ucapken “slamet berhari minggu” bagi gp lover’s yang menjalankannya. wkwkwkwk… Ok! kita lanjut saja pada inti pokok masalahnya yah Ini masih mengenai Valentino Rossi, yang mana… Banyak para ahli MotoGP yang gak mau kalah dalam membicarakan tentang Valentino Rossi dan Ducati, tanpa terkecuali para fans dan termasuk yang gak sneng dengan berita mengenai Juara Dunia 9x. Dan malah… ada yang nyeletuk - di page-nya mbah, klik disini yang bunyi celetukannya begini: Wuah, payah… page apa-an ini, yang di britain koq malah “Rossi” mlulu, yang “Netral” dun’d !!!

dan jika ada yang nyeletuk begitu, sperti biasalah, mbah secara reflex akan langsung jampe-jampe dengan ajian sakti yang tentunya gak banyak orang yang mempunyainya agar bisa secepatnya masuk …, seperti gambar yang terlihat di bawah ini:


Okelah… setelah Dr. Costa – Masao Furusawa – Kevin Schwanzt – Giacomo Agostini – Loris capirossi yang memberikan simpatinya terhadap juara dunia 9x Rossi… dan kali ini giliran Kenny Roberts. Jr yang unjuk bicara. Mantan dunia di kelas 500cc yang pernah head to head dengan Rossi selama beberapa tahun ini merefleksikan situasi Rossi saat ini dengan karir nya sendiri seperti yang dikutip dari Superbike Planet.


“Ini situasi mental yang serupa denganku sewaktu saya masih Suzuki”, ujarnya. Saya rasa Valentino saat ini istilahnya kurang kompetitif bahkan lebih dari itu, ia tidak bisa mendekati pembalap di depan. Saya selalu mengatakan kepada Suzuki pada awal musim tahun 1999 bahwa Suzuki tidak akan kompetitif bila mereka tidak melakukan perubahan besar. Saya tahu jenis horsepower dan elektronik Tim Roberts di awal tahun 1990. Saya kompetitif, memenangkan balapan, dan mengatakan kepada mereka bahwa kita bisa lebih baik. Mereka tidak melihat kesukesan setelah era Kevin Schwantz.

“Saya kira Valentino berkaca pada dirinya sendiri. “Lihat, saya telah meraih gelar juara dunia, saya telah memenangkan banyak balapan. Saya telah melakukan semua, dan jika saya berada di Honda atau Yamaha, saya akan kompetitif. Saya pikir kita semua akan begitu yakin. Ketika anda telah meraih sesuatu, orang tahu bahwa anda mampu. Rossi mungkin merasa itu bukan tugasnya untuk membalap di posisi ke-5 atau ke-6. Ducati juga mengontraknya bukan untuk mengincar posisi tersebut. Ketika hasilnya buruk, anda harus benar-benar memikirkan apa yang sedang terjadi”.

Dalam situasi ini Roberts mengerti Rossi kelelahan dalam menggeber abis GP12.


“Bakat tidak bisa mengatasi masalah dalam mengendarai motor, okay? Khususnya setelah era 500cc – itu mustahil. Ia memandangnya seperti ini, saya mengendarai motor ini 110% tapi apa?? Saya finish ke-5. Mengendarai motor motor 110% itu beresiko buat pembalap. Rata-rata sukses yang saya raih ketika mendorong motor lebih dari 100% di tahun 1999-2000 adalah…. well, bisa saya katakan hampir 80% saya mendarat di tanah alias nyungsep, dan marah.”

Situasi ini pun sama sepertiku dan John Hopkins, saya ingat pernah saya katakan kepada Hopkins, “Hey bung, anda hanya akan mencelakakan diri anda sendiri bila menggeber motor melebihi batas. John biasanya mengendarai motor melebihi limit di lap pertama atau kedua untuk memperoleh catatan waktu yang baik. Tapi sering kali bila ia melakukan hal tersebut, ia tidak kembali ke garasi. Melainkan ia telah masuk ambulan. Dan terkadang bila ia kembali, ia mengalami patah tulang tulang dan crash sehingga harus patah gigi”.

Kenny Roberts Junior tidak mempertanyakan mengenai bakat seorang Valentino Rossi.


“Lihatlah Valentino memiliki begitu banyak bakat, dan ia telah meraih semua apa yang telah ia menangkan. Ia mungkin sama bakatnya seperti ayah saya – canda Robert – tapi banyak hal yang bukan hanya dilihat dari bakat saja. Itu suatu keberuntungan Valentino bisa menang dengan motor yang pas buat dia, motor yang tepat di waktu yang tepat. Pikirkanlah lagi : di era 500cc kami memiliki ban 17 inch. Dan saya bisa meraih gelar juara, itu salah satu bagian mengapa Suzuki bisa kompetitif, kemudian mereka beralih ke ban 16.5 inch dan manfaat horsepower pun tak ada. Kala itu Rossi di Honda dan ia tahu itu. Ia bersama Jeremy Burgess”.

“Saya tidak meremehkan Valentino Rossi, ia berbakat, ia mengagumkan. Sekarang ia berjuang dengan motor. Ia berjuang dengan elektronik, feeling, kecepatan dan banyak lagi. Tak ada lagi kesenangan yang didapatnya dari balapan. Baginya sekarang tak ada lagi keasyikan, tapi di waktu yang bersamaan sebenarnya itulah balapan. Anda tidak mendapatkan motor sempurna setiap musim. Jika sekali saja anda mendapatkan motor sempurna, anda beruntung!”. 
 http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/15/kenny-roberts-jr-vale-selamat-datang-ke-balapan-yang-sesungguhnya/

Saturday, April 14, 2012

Rossi : Saya Cepat, Uccio Konsisten

Rossi Sangat Menikmati Balapan “Blancpain Endurans Series” !
Wew sungguh tak disangka dan tak diduga, ternyata… dimana-dimana, gak di media lokal ataupun di media luar sana hanyalah berita mengenai Rossi saja yang tiada berhenti mengalir. yup ibaratken… sebuah air yang sedang mengalir tanpa henti :mrgreen: gp lover’s… jangan salahken mbah ya? memang begitulah adanya, jika gak percaya… coba deh gp lover’s… sekali-kali bermain ke situs luar, mbah yakin… situ bakal percaya dengan apa yg mbah ucapken dan sampaiken :D gp lover’s… yang masih setia dengan mbah sekaligus yang berbahgia :D , yuk kita lanjut. kekekekek… :mrgreen:
nah kali ini mbah akan membahas perjalanan Rossi bersama Endurance Seriesnya. Bertepatan pada hari Jumat tanggal 13 kemaren, itu adalah hari yang khusus yang sekaligus agak berbau ‘mistis’ bagi kita :D khususnya bagi Valentino Rossi sendiri, dimana…tanggal 13 tadi cukup membawa hasil yang baik bagi debutnya pada Blancpain Endurance Series, di Monza. Pasalnya dengan mengendarai mobil Ferrari 458 Italia, yang dipersiapkan oleh Tim Racing Kessel, – wuah bagus juga itu nama yah? Tim Kessel :D keknya tepat banget dengan perasaan hati sang the Doctor yang lagi kessel dengan GP12 yang belum mau bersahabat dengannya :mrgreen:
The Doctor pun finish di posisi ke-26 di sesi trek basah dan dilanjut pada sore harinya berada di posisi ke-23 ketika trek mulai mengering. “Saya sangat menikmatinya”, ujar Rossi di garasinya saat ia memberikan tanda tangan kepada fans yang seolah-olah tak habis-habisnya. jib, ajib-ajib dah… :D   ketika suasana mule jauh lebih santai dibandingkan dengan paddock MotoGP, tapi Rossi adalah satu-satunya pembalap dengan barisan penggemar yang menanti untuk melihatnya.
Rossi sangat puas dan sekaligus mendapatkan kesenangan tersendiri mengendarai Ferrari 458.
gp lover’s… coba kita perhatikan sejenak gambar kuning yang berada diatas. kreen bangetkan? nah tentu saja… status selebritis yang melekat pada dirinya, rasanya… tidak akan lengkap tanpa ada warna terang yang terdapat pada Ferrari versi jalan raya dengan nomor polisi yang tak bisa salah lagi bisa menghapus keraguan tentang siapa pemiliknya :D bner gak ?
Ok ! dengan memandang race Minggu nanti, Rossi pun berharap akan terus bisa menikmatinya. “Dengan 50 mobil yang ada di trek pada saat yang sama sewaktu race nanti, pasti cukup menyenangkan. Akan ada flying start, yang sudah lama tak saya lakukan, di Prima Variante pasti rasanya akan sulit. Benar-benar memuaskan rasanya bisa mengemudi mobil ini dan anda akan mendapatkan kesenangan maksimum pada saat mengendarai/membalap dengan Ferrari 430 beberapa tahun lalu.
Ketika ditanya mengenai kecepatan relatif dibanding rekan satu timnya, Uccio, Rossi menjawab dengan senyuman : “Saya melakukan lap-lap cepat, karena Uccio memiliki kualitas yang berbeda, kecepatannya lebih konsisten”.  Sesuatu yang bisa berguna untuk race yang akan berlangsung selama 3 jam.
wuah… jadi gak sabar nih ngelihat aksi the doctor, dan semoga dengan mengikuti balapan ini the doctor bisa ngelupain sejenak masalahnya dengan GP12 yang sampai saat ini tak kunjung bersahabat. Semoga sukses dah !!! :D 

http://motogpindo.wordpress.com/2012/04/14/rossi-saya-cepat-uccio-konsisten/