Saturday, December 17, 2011

Valentino Rossi Exclusive Interview (Seri 1): Sejak Awal, Rossi Sudah Tahu Desmosedici Sulit Dikendalikan

Halo bro..ketemu lagi..hehehe…yuk ngobrolin lagi interview Rossi yang kemaren. Kali ini ane bakal membahas tentang pendapat Rossi tentang ‘bagaimana bisa dia yang pernah mendominasi balapan gak bisa melakukan hal yang sama seperti Stoner di Ducati’. Mungkin banyak orang dan pengamat yang membandingkan Rossi dan Stoner saat nyemplak Ducati. Tapi kan itu pendapat pengamat, bagaimana dengan pendapat Rossi sendiri? Monggo disimak…

One question, though, has dominated debates across the globe. Why hasn’t arguably the greatest rider in the history of the sport been able to tame the Ducati like Stoner could? The Australian won 23 races in four years at Ducati. In doing so he made mugs of his less successful team mates Marco Melandri, Nicky Hayden and Loris Capirossi. And now Rossi, who couldn’t look less comfortable if he was riding a Space Hopper from London to John O’Groats: “This for me is one very bad thing, and one of the things I am the most sad about because in my career I have been able to ride every type of bike. Importantly I have been able to win on every type of bike from 125 to Superbike – except, at this moment, the Ducati. For me there are different reasons. Firstly, at 32 years of age, with along career on some other types of bike, it is quite difficult to change the riding style. Yamaha and Honda are different, but this bike is a lot different! Casey used the Ducati in only his second year in MotoGP. His first season was with Honda, but on Michelin and it was a 990, so he grew up with this bike and from that point of view it is easier. At that age you build your style. For me it is a bit late, and for this reason I have more problems.”


Terjemahan bebasnya seperti ini bro….Satu pertanyaan yang banyak muncul adalah bagaimana bisa seorang Rossi, juara dunia 9 kali tidak bisa menjinakkan Ducati seperti yang pernah dilakukan oleh Casey Stoner? Casey bisa memperoleh 23 kemenangan bersama Ducati, sedangkan Rossi baru satu podium…dengan bumbu keberuntungan. Apa kata Rossi? “Buatku, ini adalah hal yang sangat buruk, dan satu yang membuatku sedih adalah dalam karirku aku selalu bisa mengendarai semua tipe motor. Dan yang penting adalah aku bisa menangdi semua jenis motor mulai dari 125cc sampai dengan Superbike – kecuali Ducati saat ini. Buatku ada beberapa alasan yang berbeda yang bisa mendasarinya. Pertama, di usia 32 tahun ini, bersamaan dengan karirku tumbuh pada tipe motor yang berbeda (dengan Ducati, red), cukup sulit untuk mengubah riding style. Yamaha dan Honda memang berbeda, tetapi motor ini (Ducati) jauh bebeda! Casey terbiasa denagn Ducati pada tahun keduanya di MotoGP. Tahun pertamanya dengan Honda, dengan ban Michellin dan mesin 990,jadi bisa dikatakan Casey tumbuh bersama Ducati dan dari sudut pandang tersebut akan lebih mudah mengendalikan Ducati. Pada usia tersebut (usia Casey pindah ke Honda), adalah usia dalam membentuk style balap. Sedangkan buatku sedikit terlambat, dan karena alasan inilah aku menghadapi lebih banyak masalah.”

So….terjawab kan..dari jawabannya Rossi secara implisit menjelaskan kalau dia memang menghadapi kendala terkait dengan adaptasi yang dibutuhkan dalam mengendalikan Desmosedici. Rossi tumbuh bersama motor Jepang, walaupun Honda dan Yamaha memiliki karakteistik yangberbeda, namun masih sesuai dengan riding style Rossi. Sedangkan Ducati membutuhkan riding style yang sangat berbeda dibandingkan dengan riding style yang dimiliki Rossi. Ditambah usianya saat ini, usia ketika gaya balapnya sudah matang…bukan usia ketika membentuk gaya balap.

Mungkinkah setahun ini sudah cukup bagi Rossi untuk mencoba mengubah gaya balapnya? Karena kita masih ingat dan ane pernah tulis juga di awal musim 2011 bahwa Rossi ingin mengendalikan Ducati dengan rear wheel steering… Tetapi yang didapat di tahun ini justru bencana…semakin Rossi ingin menekan habis motornya, semakin besar kemungkinan dia untuk jatuh. So, dengan sasis twinspar yang sedang diracik oleh Ducati saat ini bisakah Rossi kembali ke riding style dia sebenarnya? Jawabannya seharusnya bisa kita dapatkan di bulan Januari saat dilakukan winter test di Sirkuit Sepang! Semoga….

Bersambung bro….



No comments:

Post a Comment